Semangka
Siapa sangka semangka membuat pria jadi perkasa? Semangka
kini menjadi pahlawan baru bagi mereka yang ingin meningkatkan kinerja seksual.
Bahkan, semangka dipercaya lebih hebat daripada viagra untuk mendukung kerja di
ats ranjang. Mari kita serbu.
Profil nutrisi di dalamnya ternyata menunjukkan hal
tersebut. Semangka kini dianggap sebagai viagra alami. Menurut para peneliti di
University of Foggia di Italia dan University of Florida, semangka dapat
meningkatkan sirkulasi darah yang menuju ke alat vital pria dan membantu
mengatasi disfungsi ereksi.
Kok ada sih "obat" yang rasanya manis dan lezat ternyata
manfaatnya hebat? Hal ini membuat orang ingin mengetahuinya lebih lanjut.
Citrulline
Dalam sebuah artikel WebMD, dinyatakan semangka secara alami
kaya akan asam amino citrulline, yang membantu melebarkan pembuluh darah,
demikian dilansir situs dailyoffbeat. Citrulline dalam buah ini adalah
prekursor oksida nitrat, yang membantu dalam relaksasi pembuluh darah. Wow,
memang nyambung berarti.
Dosis
Berapa banyak semangka yang harus dilahap untuk mendapatkan
khasiat kejantanan itu? Tidak ada jumlah asupan yang direkomendasikan. Tapi Dr.
Bhimu Patil, dari Texas A & M University, menyarankan idealnya 113 gram
sehari, sehingga 150 miligram citrulline dapat dikonsumsi.
Namun, ia tidak menyebutkan berapa banyak zat ini dibutuhkan
untuk mereka dapat mengalami efek ereksi, jrek nong.
Harus ada arginin
Dr. Irwin Goldstein, penulis The Journal of Sexual Medicine,
tidak setuju dengan efek Viagra dari semangka ini. Ia mengatakan bahwa semangka
yang bisa meringankan disfungsi ereksi itu menyesatkan. Ia menjelaskan bahwa
kebanyakan orang Amerika memiliki arginin yang cukup. Pria dengan disfungsi
ereksi kurang memiliki zat arginin.
Nah, oksida nitrat membutuhkan kehadiran arginin untuk
membuatnya melebarkan pembuluh darah dan mencapai ereksi, sehingga semangka
yang mengandung citrulline tidak selalu menghasilkan penis agar ereksi lebih
baik lagi.
Semangka sebagai Viagra alami ini dikatakan lebih dini oleh
Dr. Roger PH, profesor di University of Southern California, dan juru bicara
Institute of Food Technologists. Penelitiannya tahun 2007 yang diterbitkan di
Nutrition, mengambil sampel penelitian 226,8 gram semangka setiap hari selama
tiga minggu. Ia menemukan tingkat arginin mereka meningkat sebesar 11 persen.
0 komentar:
Posting Komentar